Puisi Harian "Sajak Tangguh"

 

                                                                    Sajak Tangguh


Sorot sang fajar menyambut dengan tugasnya

Semilir angin menyisip sela jendela

Para manusia dibangunkan dengan tekadnya

Terkadang ribuan jiwa tercekik rasa takut

Rasa takut akan sebuah kegagalan

Perasaan ragu untuk mencoba

Firasat kotor untuk melangkah

Meskipun begitu raga tetap harus bangkit

Melanjutkan rentetan perjalanan hidup

Menyingkirkan sebuah kata pasrah

Karena menyerah bukanlah pilihan tepat

Dan lelah bukanlah alasan

Setiap orang memegang kekuatan berbeda

Dengan itu tetaplah menyala sebelum padam

Banyak target yang meski kita gapai

Banyak beban yang meski kita pikul

Semangatlah dan jangan takut melangkah

Karena sesungguhnya bahagia itu benar adanya

Dan sedih diciptakan diri sendiri

Rangkailah jiwa tangguh menurut versi kita

Yakni beban kemampuan setiap raga punya porsi masing-masing

Kepalkan tangan tegakkan kepala

Rajutlah hati untuk tetap tabah

Buatlah segala mimpimu menjadi nyata

Sampai pada titik senyuman menjadi penghiasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi harian "Dibalik Hari Ini"

Puisi harian "Sejarahku Indonesiaku"